Upgrade & Perbaikan Senter Mini Jadul: Ganti Baterai 10400 & 14500 Agar Menyala Kembali
Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas tiga jenis senter kecil — mulai dari versi paling jadul, versi jadul menengah, hingga versi terbaru yang masih banyak dijual di pasaran. Masing-masing punya karakter unik, terutama pada jenis baterai yang digunakan.
Yang menarik, banyak senter kecil yang mati sebenarnya bukan rusak total, tetapi hanya baterainya saja yang soak. Dengan mengganti baterainya, senter bisa kembali menyala normal seperti baru.
Di artikel ini saya jelaskan proses bongkar, pengecekan, sampai penggantian baterainya.
Video Youtube:
1. Senter Versi Jadul (Paling Lama) – Menggunakan Baterai 10400 Mini
Senter pertama ini adalah senter paling jadul dengan:
-
LED COB model G5
-
Bentuk sederhana
-
Mudah dibuka hanya dengan mencongkel casing
Saat casing dibuka, terlihat hal unik:
Senter ini memakai baterai 10400 Juneng 3,7V
Ukurannya sangat kecil, bahkan lebih kecil dari baterai yang umumnya digunakan pada senter mini modern. Jika dibandingkan, ukuran baterai 10400 ini hampir setengah dari baterai 14500.
Bagian dalamnya sederhana, hanya dudukan LED dan jalur baterai.
2. Senter Jadul Versi Kedua – Baterai Sudah Berkarat
Senter kedua masih tipe jadul, tapi:
-
Casingnya sangat sulit dibuka
-
Saya sampai harus memotong bodinya dengan gerinda agar bisa mengakses bagian dalam
Setelah terbuka, terlihat baterainya:
-
Sudah karatan
-
Sudah soak total
-
Ini penyebab kenapa senter mati total
Senter ini masih sangat mungkin diselamatkan cukup dengan mengganti baterainya.
3. Senter Versi Baru – Baterai 14500 & Lebih Mudah Diperbaiki
Versi yang terbaru ini:
-
Umumnya masih beredar di pasaran
-
LED lebih terang
-
Casing lebih modern
-
Masih hidup saat diuji
Cara membukanya cukup mencongkel bagian samping bodi, lalu baterai akan terlihat.
Baterai bawaan:
14500 Lithium 3,7V (mirip ukuran AA)
Di bagian dalam ada gabus kecil yang digunakan sebagai penahan baterai.
Senter ini masih hidup, hanya baterainya yang sudah mulai melemah.
4. Menyiapkan Baterai Pengganti yang Sudah Dites
Untuk memperbaiki dua senter yang mati, saya sudah menyiapkan:
-
2 baterai 14500 pengganti
-
Kapasitas real hasil tes:
-
695 mAh
-
750 mAh
-
Menariknya, kapasitas aslinya justru lebih besar daripada yang tertera di bodi (680 mAh). Ini jarang terjadi dan menjadi nilai plus.
5. Proses Perbaikan Senter Jadul Pertama
Langkah-langkah:
-
Identifikasi kutub (+) dan (–)
-
Putih = positif
-
Hitam = negatif
-
-
Potong kabel lama dan lepaskan baterai lama (jenis mirip elco kecil).
-
Siapkan baterai 14500 baru.
-
Gunakan flux khusus baterai agar solder cepat menempel.
-
Solder:
-
Kutub positif terlebih dahulu
-
Lanjut kutub negatif
-
-
Uji: senter langsung menyala bagus.
-
Masukkan baterai ke casing dan rapikan dengan gabus penahan.
Senter jadul pertama berhasil hidup kembali.
6. Perbaikan Senter Jadul Kedua (Baterai Sangat Berkarat)
Senter kedua baterainya sangat parah:
-
Kotor
-
Berkarat
-
Tidak bisa dipakai lagi
Proses hampir sama:
-
Identifikasi kutub positif dan negatif
-
Kupas sedikit kabel
-
Test baterai baru → senter menyala
-
Solder kutub negatif
-
Solder kutub positif
-
Uji → senter kembali hidup
-
Masukkan baterai
-
Pasang kembali casing yang sudah digerinda
Meskipun casing sudah terpotong karena proses membuka, fungsi senter kembali normal.
7. Kesimpulan: Tiga Senter Jadul Hidup Kembali!
Dari tiga senter mini:
-
Dua senter jadul yang mati kini berfungsi kembali
-
Satu senter terbaru tetap menyala seperti biasa
Kerusakan pada senter-senter ini hampir 100% disebabkan baterai soak, bukan masalah LED atau rangkaian.
Harga senter rusak seperti ini di online:
👉 Rp 5.000-an saja
Jika Anda ingin belajar atau sekadar memperbaiki, senter-senter murah ini sangat cocok untuk eksperimen.
Rekomendasi baterai:
Saya sangat merekomendasikan:
Lid Plus 14500
-
Kapasitas real lebih besar
-
Awet
-
Harga terjangkau
-
Sudah saya tes sendiri menggunakan LiitoKala
Penutup
Dengan teknik sederhana ini, senter kecil yang dianggap rusak total ternyata bisa dihidupkan kembali hanya dengan mengganti baterainya. Semoga artikel ini membantu teman-teman yang hobi servis atau iseng-iseng memodifikasi barang kecil di rumah.
Sampai jumpa di sharing berikutnya! Terima kasih.