Forum

Notifications
Clear all

Cara Mengganti Baterai Senter Emergency yang Rusak dengan Baterai Lithium 18650 (Lebih Awet & Tahan Lama!)

1 Posts
1 Users
0 Reactions
105 Views
Om Popey
(@om-popey)
Om Popey Admin
Joined: 4 bulan ago
Posts: 49
Topic starter  

Cara Mengganti Baterai Senter Emergency yang Rusak dengan Baterai Lithium 18650 (Lebih Awet & Tahan Lama!)

Banyak orang membuang senter emergency ketika sudah tidak bisa di-charge atau tidak menyala lagi. Padahal, kerusakannya biasanya hanya di baterainya saja, bukan pada rangkaian senternya. Kabar baiknya, baterai senter emergency bisa diganti dan hasilnya malah bisa jauh lebih awet jika menggunakan baterai lithium ion 18650.

Di artikel ini saya jelaskan contoh nyata dari dua senter emergency lama yang saya modifikasi dan masih saya pakai sampai sekarang.


Video Youtube:

https://youtu.be/phzvwliApzs

Kenapa Senter Rusak Padahal Lampunya Masih Bagus?

Sebagian besar senter emergency menggunakan baterai seperti aki kecil. Baterai jenis ini umumnya:

  • mudah drop

  • cepat soak

  • semakin lama semakin tidak bisa menyimpan daya

Ketika baterainya diganti dengan baterai lithium 18650, hasilnya:

  • lebih awet,

  • kapasitas lebih besar,

  • lebih tahan lama saat dipakai,

  • bisa di-charge berkali-kali tanpa cepat rusak.


Jenis Baterai Pengganti: 18650

Untuk upgrade, saya menggunakan baterai 18650 bekas laptop yang harganya murah tetapi masih bagus. Yang penting:

  • kapasitas masih tinggi (contoh: 2000 mAh – 2500 mAh)

  • tegangan standar 3.7V

  • kondisinya masih sehat (dicek menggunakan charger tester seperti LiitoKala)


Cara Mengganti Baterai Senter Emergency

1. Bongkar bagian baterai

Awalnya baterai senter berupa aki kotak kecil. Lepas saja kabel positif (+) dan negatif (–)-nya.

2. Solder baterai lithium

  • Sambungkan kabel positif ke positif

  • Kabel negatif ke negatif

  • Perhatikan polaritas agar tidak korslet

3. Jangan pakai charger bawaan senter

Charger bawaan biasanya hanya cocok untuk aki aslinya.

Jika dipakai untuk lithium, berbahaya karena:

  • arus tidak sesuai

  • bisa overcharge

  • baterai bisa rusak atau panas


Cara Mengisi Daya Setelah Modifikasi

Gunakan charger lithium 18650 yang banyak dijual online.

Ada dua pilihan:

1. Charge eksternal

Colok baterai menggunakan konektor yang dipasang ke baterainya, lalu charge memakai charger lithium portable.

2. Pasang modul charger di dalam senter

Anda bisa menambahkan:

  • modul charger micro USB

  • output langsung ke baterai 18650

Jadi, senternya bisa di-charge langsung memakai kabel USB seperti HP.


Contoh Senter yang Sudah Dimodifikasi

Saya membongkar dua senter lama:

🔹 Senter 1

  • Menggunakan 1 baterai 18650

  • Kapasitas 2200 mAh hasil tes LiitoKala

  • Dicas pakai konektor eksternal

🔹 Senter 2

  • Juga pakai baterai 18650

  • Kapasitas sekitar 2000 mAh

  • Ada yang dipasang modul charger langsung

  • Bentuk dalamnya berbeda, tapi konsepnya sama


Perhatikan Ini Sebelum Merangkai

  • Jika ingin menambah baterai, rangkaian harus paralel, bukan seri.

  • Seri akan menaikkan voltase (misal 7.4V) dan bisa merusak rangkaian senter.

  • Pastikan baterai yang dipakai sehat dan tidak bocor.

  • Jika baterai bekas laptop, cek dulu voltase dan health-nya.


Kelebihan Setelah Upgrade ke Lithium

✔ Tahan lebih lama
✔ Lebih ringan
✔ Tidak cepat soak
✔ Bisa dipakai bertahun-tahun
✔ Pencahayaan lebih stabil


Kesimpulan

Kalau punya senter emergency rusak di rumah, jangan langsung dibuang. Karena biasanya hanya baterainya saja yang soak. Cukup ganti dengan baterai lithium 18650—hasilnya jauh lebih awet, lebih hemat, dan senternya bisa dipakai kembali.

Semoga tutorial ini bermanfaat dan bisa menjadi inspirasi.
Terima kasih, wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.



   
Quote
Share: